Tampilkan postingan dengan label love. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label love. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Maret 2018

Lagu untuk Mama Papa


Engkaulah malaikat penjaga dalam lelapku 
T'rimalah syukurku lagu untuk mama papa ku 

Tuhan dengarlah doaku untuk mama papa sehat selalu
Bila saatnya ku nanti dewasa kan ku balas cintanya 

Sepanjang jalanku tak pernah Kau biarkan ku 
Kau sayang, Kau jaga ku seperti biji mata-Mu 
Ku seperti biji mata-Mu 

Tuhan dengarlah doaku untuk mama papa sehat selalu 
Bila saatnya ku nanti dewasa kan ku balas cintanya 

Lagu by : Grezia Epiphania 

****************************************************************************

Grezia merupakan salah satu penyanyi rohani favorit aku. Suaranya itu loh gademin banget. Selain itu, melihat kondisi dia yang mengalami cacat sejak lahir sudah pasti dia mengalami penderitaan yang sangat sangat berat, apalagi untuk anak sekecil dia. 

Pujian kesaksian dia benar-benar kesaksian yang dapat menguatkan orang lain. Ada banyak penyanyi rohani memang, tapi Grezia mendapatkan nilai lebih karena dia benar-benar mengalaminya. Kadang kalau sudah mendengarkan Grezia, ga ada alasan buat ngeluh sama kehidupan ini. Anak kecil aja kuat dan mampu tetap bersyukur dengan keadaannya, masa kita tidak.

Aku berdoa, semoga Grezia suatu saat dapat dipulihkan, dan apapun yang terjadi, semoga Grezia terus berharap kepada Tuhan dan terus menjadi berkat juga buat kami.

Belakangan lagi suka dengerin lagunya dedek yang satu ini karena sekarang benar-benar terasa ya sakitnya hamil itu. Bukan tidak bersyukur, tapi ini benar-benar sangat menyiksa. Tiap malam susah tidur, badan pegel-pegel, kepala pusing, jadi ngantukan di kantor, yaolohh, baru juga awal-awal rasanya sudah seperti ini.

Aku jadi membayangkan bagaimana ya dulu mama saat mengandung aku. Anaknya empat lagi. Bapak juga pasti dulu mau ga mau terganggu dengan gangguan-gangguan kehamilan yang kami buat. Saat ini suamiku juga sudah ngerasain tiap malam ikut terganggu. Belum nanti kalau dedeknya udah ada, kalau malam susah tidur, kebayang deh capeknya. Tapi mamak dan bapak luar biasa, mereka dapat menjadi malaikat penjaga dalam lelap kami.

Selain itu lagu ini memang benar. "Sepanjang jalanku tak pernah Kau biarkan ku". Mama dan Bapak akan melakukan apapun dan tidak akan pernah membiarkan anak-anaknya. Dulu Bapak selalu akan mendorong kami untuk belajar, nemenin kami belajar, ya walaupun ngajarinnya dengan marah-marah, tapi memang dibandingkan dengan orang tua lain yang aku kenal, beliau adalah sosok yang sangat peduli dengan pendidikan kami. Beliau rela pulang dinas tengah malam jika belum sempat mengajar kami. Setiap hari harus belajar. Aku rasa tidak ada Bapak-Bapak yang seperti itu, Bapak-Bapak biasanya cuek, ga peduli sama anak. tapi Bapakku, is the best. Bapak juga selalu mendorong kami untuk maju, belajar mengendari sepeda, motor bahkan mobil juga dipaksakan Bapak buat anak-anaknya, anak-anaknya harus maju. Disekolah juga, hampir semua teman dan guru mengenal Bapak, soalnya Bapak akan rajin ke sekolah mengontrol anak-anaknya, Bapak-Bapak lain? Aku rasa jarang yang peduli seperti Bapak.

Mamak, sosok wanita paling sabar dan sederhana di bumi ini. Sampai aku SMA kayaknya hanya mama di dunia ini yang tidak punya hape. Padahal mama itu bekerja, dia tidak gengsi tidak memiliki emas, hape, bahkan pakaian yang bagus dibadingkan dengan teman-temannnya, hanya untuk menjamin kami semua memiliki pendidikan yang baik serta dapat ikut les-les tambahan di tempat lain yang bermutu. Menurutku sih mamak-mamak lain mungkin lebih memilih mempunyai emas daripada membiarkan anak mereka ikut les, apalagi menurutku biaya les seperti Prima**ma itu lumayan.

Waktu kami sudah mau lulus SMA, mamak dan bapak pinjam uang ke bank. Jaga-jaga biaya kuliah kami mahal. Puji Tuhan sih aku bisa kuliah gratisan dan monik juga PMDK jadi dapat beasiswa. Tapi dengan Bapak dan mamak menyiapkan uang pinjaman tersebut kelihatan benar bahwa mamak dan bapak akan melakukan apapun untuk anak-anaknya bisa sekolah. Inilah kualitas orang tua yang benar-benar luar biasa. MELAKUKAN APAPUN untuk anak-anaknya. dan Puji Tuhan sih karena kami tidak prlu biaya untuk kuliah, mamak dan bapak akhirnya bisa beli mobil.

Saat aku dan monik juga kuliah jauh dari rumah mamak bapak juga mengantar kami, sesekali menengok kos-kosan kami. Aku tahu mamak dan Bapak ga punya uang yang banyak untuk tiket pesawat, aku tahu pasti itu minjem dari bank lagi. Tapi aku tahu mereka, mereka itu maka bapak super protektif, pasti mereka ga akan tenang jika tidak mengetahui kondisi anaknya. Kosannya dimana, temen-temen kosannya seperti apa, yang jagain kosan gimana. Mereka TIDAK MEMBIARKAN aku.

Terima kasih mamak dan Bapak, semoga Bapak dan Mamak sehat selalu. Terima kasih sudah jadi kekuatan untukku. Saat dikehidupan ini aku sudah ingin menyerah, tapi kalian adalah sumber kuatku. Aku harus kuat agar bisa membahagiakan mamak dan bapak. Untuk semua pengorbanan yang telah kelaian lakukan kepadaku, aku tidak akan pernah membiarkanpun apapun menyakiti kalian, termasuk diriku sendiri. Aku berjanji aku harus terus menjadi anak yang baik, anak yang tidak akan menyia-nyiakan didikan orang tunya. Doakan aku kuat ya mak, pak..

Senin, 14 Desember 2015

A letter for you



Hai, hello? Apa kabar dirimu? Aku tidak tahu siapa kamu, dimana kamu, apa yang sedang kamu lakukan, atau apakah yang sedang kamu gumulkan saat ini. Masihkah dirimu setia mendoakan diriku? 
 
Melalui surat ini, aku ingin menyampaikan maaf kepadamu, maafkan karena aku kurang sabar menunggumu. Maafkan aku karena ternyata aku tidak dapat menepati janjiku untuk menunggumu dengan setia. 

Banyak hal yang telah aku lalui dan saat ini aku benar-benar sedang berada di hari-hari yang sulit. Banyak hal yang benar-benar tidak terduga olehku. Ternyata dunia ini penuh dengan hal-hal yang tidak terduga. Bagaimana denganmu? Apa yang sedang kamu alami? Ingin rasanya segera bertemu denganmu dan mendampingi dirimu, berbagi suka dan duka bersama serta bertumbuh bersama dalam kasih Tuhan. Namun tampaknya, ternyata Tuhan masih membentuk aku dan kamu.

Saat ini dapat aku akui bahwa hatiku hancur. Tapi, aku bersyukur akan apa yang aku alami. Jika saja aku tidak mengalami semua penderitaan ini, mungkin kamu akan menemukanku menjadi sosok wanita yang sombong, sombong akan kerohaniaanku, kecantikanku, dan kepintaranku. Tapi puji Tuhan, saat ini Tuhan mengambil semua itu dariku untuk mengajarkan kepadaku tentang kerendahan hati sehingga akhirnya nanti aku dapat menghormatimu sebagai suamiku. 

Saat ini aku sedang menikmati masa-masa dimana Tuhan membentukku. Tolong bawa aku terus dalam doamu, doakan aku menjadi wanita yang kuat, wanita yang dipulihkan dan diubahkan oleh kasih Tuhan. 

Aku pun terus berdoa untukmu, apapun yang kamu alami, Tuhan terus menjagamu dan membentukmu makin mencintaiNya hingga akhirnya kita bertemu, saling mencintai, saling mengasihi dalam kasih Tuhan.

Kamis, 03 Desember 2015

Aku Jatuh Cinta?

Aku menikmati perjalanan menuju rumahku di dalam bus yang sedang melaju.
Sampai tiba-tiba aku teringat seseorang dan hal itu membuat perasaanku menjadi tidak nyaman.

Aku berkali-kali menghembuskan nafasku, berharap perasaan ini segera berlalu dari dalam hatiku.
Ku sandarkan kepalaku di kursi dudukku dan memejamkan mataku, beberapa detik kemudian... dan astaga bayangannya datang kembali.
Ku buka mataku dan bertanya pada diriku sendiri.

Apakah aku jatuh cinta?
Aishh... mendengar pertanyaannya saja aku sudah merinding dan... takut.

Lalu aku bertanya pada Bapa, Sumber segala jawaban.
”Bapa, apa yang terjadi denganku? aku takut jika hal itu benar“

Bapa menjawabku dengan lembut. “Nak, setiap hal yang terjadi dalam hidupmu berada dalam kuasaKu, bahkan di saat hatimu bertemu dengan hatinya. Aku membuat segala sesuatu indah tanpa kesalahan. Tidak ada yang perlu kau takuti atau tutupi dariKu“

Aku bertanya kembali.
“Jadi jika aku jatuh cinta, tidak salah?“

JawabNya padaku :
“Jatuh cinta bukan kesalahan Nak, menyukai seseorang juga bukan kesalahan.
Selama hatimu tetap tertuju padaKu maka kau pasti akan melihat tuntunanKu agar kau dapat mengendalikan perasaanmu dan meresponnya dengan benar, sampai waktunya nanti Aku menyatukanmu dengan pria yang sudah Kutetapkan”

Lalu aku bertanya lagi :
”Jadi apakah ini waktu yang tepat bagiku untuk memiliki pasangan?”

Bapa membawaku kepada pengertian bahwa saat ini Ia sedang mempersiapkan seorang pria yang terbaik, yang sepadan denganku, yang sudah Ia tetapkan dari semula.

Bapa sedang menempa dia dalam karakternya bukan menjadi seorang yang sempurna tetapi seorang pria yang mau mengambil tanggung jawab dan menghidupi tujuan hidupnya,
pria yang mencintai Tuhan melebihi cintanya padaku,
pria yang akan menjagaku dari hawa nafsunya sendiri,
pria yang tetap mengasihiku walau di tengah konflik dan masa yang berat,
pria yang meletakkan Kristus sebagai Kepala dalam kehidupannya dan mencari kehendak Tuhan sebelum memutuskan suatu perkara.

Sampai waktunya nanti dia akan memintaku langsung dari Bapa untuk menjadi penolong keduanya setelah Bapa, dan mengajakku berjalan bersama untuk menggenapi panggilan muliaNya.

Dan di waktu yang sama, Bapa pun sedang menempa hidupku untuk menjadi seorang wanita yang berfungsi melalui kepekaannya, dan kuat karena mengandalkanNya,
wanita yang mengasihi Tuhan lebih daripada apapun,
wanita yang tahu bagaimana mengatur dirinya sendiri sebelum ia mengatur rumah tangganya,
wanita yang dapat menjaga kesucian dan kekudusannya ,
wanita yang perkataannya membangun, tepat waktu dan manis didengar,
wanita yang tunduk dan taat pada otoritasnya,
wanita yang cantik karena memiliki hati yang lemah lembut dan bersedia diajar.

Lalu satu pertanyaan terakhirku kepada Bapa :
"Bapa, lalu kapan Kau akan mempertemukan aku dengannya?“

Bapa tersenyum lembut sambil berkata, ”setelah kau menyelesaikan tanggung jawab dan mengalami arti kasih di masa singlemu. Saat itulah Aku akan membawamu masuk ke dalam level-level kehidupan selanjutnya untuk mengalami arti kasih di setiap masa dalam hidupmu“

Yah aku percaya Bapa sedang bekerja, tanganNya terus merenda suatu karya yang mulia, sebuah cerita cinta yang dimulai dari hati yang murni dan mengasihi Dia, yang ditulis oleh Sutradara yang terhebat.

Akh, akhirnya bus yang ku tumpangi sudah berhenti di halte tujuanku.
Perjalanan yang luar biasa malam ini karena aku belajar sesuatu yang baru lagi.

Terima kasih Bapa, aku tahu aku tidak perlu takut untuk mengakuinya.
Yah, aku mengatakannya padamu Bapa, putrimu telah jatuh cinta.
Tetapi perasaan ini aku serahkan padamu, supaya Kau mendaur ulang kembali menjadi kasih yang tidak egois dan tetap murni sampai hatiku berhenti pada pria yang tepat, yang Kau tetapkan dari semula.

 Sumber : HTcom

Selasa, 10 November 2015

Keluargaku adalah sorgaku

As we come into your presence Lord
Lifting our heart as one
And with one voice we sing
Promise to be faithful till the end
Forever love you, our god

As for me and my house
We will serve you Lord

Together, forever
We will love you more
Your love is higher than the heavens
Knitted us as one
Great is your unfailing love

The trouble of this world may try
To stand in our way
But the power of your spirit
Gives us the victory

Aku dan seisi rumahku
Akan selalu menyembahMu
Tuhan dan Rajaku
Didalam kasih karunia Mu
Yang hidup saling melayani
Dan melayaniMu

Bila Tuhan menjadi
Kepala rumah ini
Maka berkat kehidupan
Tercurah selalu
Datanglah krajaanMu
Jadilah kehendakMu
Kualami setiap waktu
Keluargaku adalah sorgaku

Belakangan ini ga bosen nyanyi dua lagu diatas terutama kalau sudah dirudung kegalauan dan kerinduan.. eaa.. Hahahaha.. Cinta sih cinta, sayang sih sayang, rindu sih rindu, tapi harus kembali kepada tujuan keluarga seperti apa yang mau aku bangun. Eh bukan aku saja, atau aku dan kamu saja, tapi aku kamu dan Dia.. Mutlak harus ada aku, kamu dan Dia (Tuhan) ! bukan aku, kamu dan dia.. 

Menyatukan dua insan itu memang tidak segampang membalikkan telapak tangan, sekedar bersatu aja sih bisa aja. Sekedar cuek tanpa ada masalah sih bisa aja. Sekedar menjadi keluarga biasa aja sih bisa aja. Tapi bukan, ini bukan seperti yang selama ini diajarkan kepadaku. Dan aku tidak bisa menghianati kepercayaanku dan imanku.

Ya mungkin ini adalah cubitan Tuhan buat aku karena kebandelanku selama ini. Hahahaha. Dari awal udah salah, beberapa kali ditunjukin tanda tapi ga mau denger, bahkan sudah disobek-sobekpun hati ini masih tidak mau dengar, masih tetap beradu dengan Tuhan, Tuhan aku mencintainya. Tuhan tolong aku mencintainya. Tuhan aku masih mau berusaha. Hummmhhhfff.. #menghembuskan nafas..

Tuhan aku mencintainya. Ya, tapi memang cintaku saja tidak cukup, atau cintaku dan cintanya pun tak cukup. Cinta manusia terbatas, bahkan ketika kita sudah melakukan yang terbaik pun kadang cinta bisa disalah artikan. Perhatian di anggap introgasi, membebaskan melakukan apa saja dianggap tidak peduli, dan sebagainya. Cinta manusia sangat terbatas, that’s why kita butuh ada kasih Tuhan dalam sebuah hubungan. 

Sepasang kekasih mutlak menghadirkan Tuhan dalam hubungan mereka dan membiarkan cinta mereka bertumbuh dalam kasih Tuhan. Tanpa kasih Tuhan pasti cinta mereka tidak dapat bertumbuh. Mereka membawa Tuhan dalam setiap pergumulan cinta mereka. It’s a simple teory. Aku tahu itu aku tahu. Tapi aku terus berontak, Tuhan aku mencintainya, dan aku tahu dia mencintaiku, kalaupun Tuhan belum ada dalam hubungan ini, tidak apa-apa, kami saling mencintai, kami akan baik-baik saja. 

Tapi.. hahahahaha.. Gagal, smuanya gagal tanpa Tuhan. Seharusnya aku cukup rendah hati untuk terus mengajak sate ataupun doa duluan. Itu lebih baik daripada tidak ada sate dan doa sama sekali dalam suatu hubungan. Seharusnya hatiku cukup kuat untuk tidak menjadi gengsi mengajak sate ataupun doa duluan. Seharusnya aku tidak berpikir harus dia donk yang ngajak sate dan doa, dia kan imam dalam keluarga aku.

Ya.. itulah ego.. aku salah, aku terlalu banyak menuntut dan tidak membantunya bertumbuh. Aku salah karena aku ternyata belum memiliki cinta yang kuat kepada Tuhan untuk mencintainya. Aku salah karena aku ternyata lebih mencintai dia lebih dari aku mencintai Tuhan. Ya, aku terlalu mencintainya dan aku salah.

Tak apa, setidaknya aku sudah mencoba memperbaikinya, membawa kembali hubungan ini kepada Tuhan. Tapi, untuk membangun sebuah hubungan perlu dua orang yang datang kepada Tuhan, apalah artinya hanya berusaha seorang diri? 

Tak apa, saatnya aku belajar mencintai Tuhan lebih lagi agar aku dapat mencintai pasanganku nanti dengan lebih baik lagi. Dan aku berdoa agar dirinya, dimana pun dia berada juga terus belajar mencintai Tuhan. Dan hingga saatnya tiba Tuhan boleh mempertemukan dan mempersatukan kami sehingga kami boleh bersama-sama membangun cinta bersama Tuhan. Bersama kami menemukan surga dalam keluarga. Amin. Semangat winda :D

Senin, 13 Februari 2012

Datang dan Kembali - Lagu cinta di hari valentine ~_~

by : Life Tree - Life Changing

Sadarkah dirimu, bila selama ini
kau sangat berarti bagiKu
adakah hatimu merasakan hadirKu
kala damai tak mampu berucap
kala cinta tak lagi bertahan
Lelah langkahmu, Kurasakan selalu, 
tanda Kusetia padamu
Datang padaKu, lalukan semua ragumu
datang dan kembali padaKu

ni lagu paling romantis dah d hari valentine ni dah ~_~, bahkan lagu si martina mc.bride (my valentine) gak mampu ngalahinnya.
saat cinta lain mungkin tak mampu lagi bertahan, Ia tetap ada.
He's always watching over me. If i am not faithful, he will still be faithful. Christ cannot deny who he is." (2 tim 2:13) ~_~
happy valentine day :D




Jumat, 10 Februari 2012

BIBLE LOVE STORIES

Alkitab banyak menuliskan kisah cinta yang bisa jadi teladan buat kita. Masing-masing menyiratkan makna yang berbeda. Apa aja?? CheckItOut :D
1.    Adam dan Hawa (Kej 1-3)
Kenapa Tuhan nyiptain Hawa? Agar Hawa bisa jadi penolong yang sepadan dengan Adam (Kej 2:18). Nah, begitu jugalah kamu seharusnya saat nyari pacar dan apalagi menerima pinangan dari cowok. Sepadan artinya punya keyakinan yang sama dan kalau ngobrol juga nyambung. Dalam arti keduanya bisa saling mengutarakan dan memahami keinginan masing-masing
2.    Abraham dan Sara
Sarah jelas istri yang setia, kemanapun suami pergi ia selalu mendampingi. Ini bisa jadi satu poin penting untuk diteladani. Tapi poin yang lebih penting itu, kurang sabarnya mereka dalam menanti janji Tuhan tergenapi. Sarah malah menyuruh suaminya menemui Hagar agar punya anak dengannya. Padahal sebelumnya Tuhan udah janji kepada Abraham bahwa Ia akan ngasih keturunan kepada Abrahan dan Sarah. Waktu pacaran juga hendaknya kita mulai ngebiasain diri dengar-dengaran sama Tuhan. Libatkan Dia dalam perjalanan cinta kita. Turuti apa yang Ia ingini.
3.    Ishak dan Ribka (Kej 24)
Kisah lengkap pertemuan mereka silahkan baca sendiri yah. Intinya jodoh itu ditentukan oleh Tuhan. So, percayalah kalo sekarang kamu belom punya pasangan, percaya deh bahwa Tuhan itu sebenernya udah nyiapin jodohmu. Tapi tetep berusaha and menyerahkan semua sama Tuhan.
4.    Yakub dan Rahel ( Kej. 29)
Ini nih yang paling romatissssssss.. hohohoho. Cinta kadang emank butuh pengorbanan. Buat dapetin Rahel, Yakub rela bekerja selama 7 + 7 tahun.. WOW!!.. Dan hebatnya lagi, semua dijalaninya seperti melewati beberapa hari saja.
5.    Boas dan Rut  (Rut 1-4)
Rut terkenal sebagai menantu yang setia, ia tetap menemani sang mertua kemanapun ia pergi walaupun suaminya sudah meninggal. Hal yang bisa kita pejari dari sini, awalnya Boas tertarik kepada Rut karena inner beauty (rut 2:11-12). Dan singkat cerita, Boas pun mengambil Rut sebagai istrinya.
6.    Simson dan Delila (Hak 13-16)
Ironis saat membaca kisah Simson. IOa begitu tertarik secara fisik, tapi akhirnya justru kalah bukan karena pedang, tapi karena cinta buta. Cinta kepada seseorang boleh aja, tapi jangan sampai itu membutakan kamu sampai gak bisa ngebedain yang bener dan yang salah.
7.    Daud dan Batsyeba (2 Sam 11)
Ini adalah kesalahan paling besar yang dilakukan Daud. Gimana gak dia mengingini istri orang. Jahat banget khan y?? huhuhu Sekali lagi ini contoh bagaimana cinta itu menjadi sangat berbahaya. Terus dekatkan diri dengan Tuhan agar kamu gak jatuh dalam dosa hanya karena cinta.
8.    Yusuf dan Maria (Mat 1-2)
Kisah ini adalah kisah yang paling banyak ngasih pelajaran positif. Yusuf sebagai pasangan sangat percaya kepada pasangannya, padahal ia bisa saja berfikir bahwa Maria telah berselingkuh sehingga akhirnya hamil. Lalu, Maria dan Yusuf juga tidak melakukan dosa perzinahan selama mereka pacaran, bahkan sampai bayi Yesus lahir. 


*cutie diary (lets talk about love) - spiritGirls february 2012



slide show

wibiya widget