Selasa, 10 November 2015

Keluargaku adalah sorgaku

As we come into your presence Lord
Lifting our heart as one
And with one voice we sing
Promise to be faithful till the end
Forever love you, our god

As for me and my house
We will serve you Lord

Together, forever
We will love you more
Your love is higher than the heavens
Knitted us as one
Great is your unfailing love

The trouble of this world may try
To stand in our way
But the power of your spirit
Gives us the victory

Aku dan seisi rumahku
Akan selalu menyembahMu
Tuhan dan Rajaku
Didalam kasih karunia Mu
Yang hidup saling melayani
Dan melayaniMu

Bila Tuhan menjadi
Kepala rumah ini
Maka berkat kehidupan
Tercurah selalu
Datanglah krajaanMu
Jadilah kehendakMu
Kualami setiap waktu
Keluargaku adalah sorgaku

Belakangan ini ga bosen nyanyi dua lagu diatas terutama kalau sudah dirudung kegalauan dan kerinduan.. eaa.. Hahahaha.. Cinta sih cinta, sayang sih sayang, rindu sih rindu, tapi harus kembali kepada tujuan keluarga seperti apa yang mau aku bangun. Eh bukan aku saja, atau aku dan kamu saja, tapi aku kamu dan Dia.. Mutlak harus ada aku, kamu dan Dia (Tuhan) ! bukan aku, kamu dan dia.. 

Menyatukan dua insan itu memang tidak segampang membalikkan telapak tangan, sekedar bersatu aja sih bisa aja. Sekedar cuek tanpa ada masalah sih bisa aja. Sekedar menjadi keluarga biasa aja sih bisa aja. Tapi bukan, ini bukan seperti yang selama ini diajarkan kepadaku. Dan aku tidak bisa menghianati kepercayaanku dan imanku.

Ya mungkin ini adalah cubitan Tuhan buat aku karena kebandelanku selama ini. Hahahaha. Dari awal udah salah, beberapa kali ditunjukin tanda tapi ga mau denger, bahkan sudah disobek-sobekpun hati ini masih tidak mau dengar, masih tetap beradu dengan Tuhan, Tuhan aku mencintainya. Tuhan tolong aku mencintainya. Tuhan aku masih mau berusaha. Hummmhhhfff.. #menghembuskan nafas..

Tuhan aku mencintainya. Ya, tapi memang cintaku saja tidak cukup, atau cintaku dan cintanya pun tak cukup. Cinta manusia terbatas, bahkan ketika kita sudah melakukan yang terbaik pun kadang cinta bisa disalah artikan. Perhatian di anggap introgasi, membebaskan melakukan apa saja dianggap tidak peduli, dan sebagainya. Cinta manusia sangat terbatas, that’s why kita butuh ada kasih Tuhan dalam sebuah hubungan. 

Sepasang kekasih mutlak menghadirkan Tuhan dalam hubungan mereka dan membiarkan cinta mereka bertumbuh dalam kasih Tuhan. Tanpa kasih Tuhan pasti cinta mereka tidak dapat bertumbuh. Mereka membawa Tuhan dalam setiap pergumulan cinta mereka. It’s a simple teory. Aku tahu itu aku tahu. Tapi aku terus berontak, Tuhan aku mencintainya, dan aku tahu dia mencintaiku, kalaupun Tuhan belum ada dalam hubungan ini, tidak apa-apa, kami saling mencintai, kami akan baik-baik saja. 

Tapi.. hahahahaha.. Gagal, smuanya gagal tanpa Tuhan. Seharusnya aku cukup rendah hati untuk terus mengajak sate ataupun doa duluan. Itu lebih baik daripada tidak ada sate dan doa sama sekali dalam suatu hubungan. Seharusnya hatiku cukup kuat untuk tidak menjadi gengsi mengajak sate ataupun doa duluan. Seharusnya aku tidak berpikir harus dia donk yang ngajak sate dan doa, dia kan imam dalam keluarga aku.

Ya.. itulah ego.. aku salah, aku terlalu banyak menuntut dan tidak membantunya bertumbuh. Aku salah karena aku ternyata belum memiliki cinta yang kuat kepada Tuhan untuk mencintainya. Aku salah karena aku ternyata lebih mencintai dia lebih dari aku mencintai Tuhan. Ya, aku terlalu mencintainya dan aku salah.

Tak apa, setidaknya aku sudah mencoba memperbaikinya, membawa kembali hubungan ini kepada Tuhan. Tapi, untuk membangun sebuah hubungan perlu dua orang yang datang kepada Tuhan, apalah artinya hanya berusaha seorang diri? 

Tak apa, saatnya aku belajar mencintai Tuhan lebih lagi agar aku dapat mencintai pasanganku nanti dengan lebih baik lagi. Dan aku berdoa agar dirinya, dimana pun dia berada juga terus belajar mencintai Tuhan. Dan hingga saatnya tiba Tuhan boleh mempertemukan dan mempersatukan kami sehingga kami boleh bersama-sama membangun cinta bersama Tuhan. Bersama kami menemukan surga dalam keluarga. Amin. Semangat winda :D

0 komentar:

slide show

Loading...

wibiya widget