Jumat, 25 Agustus 2017

Prioritas

Menurut KBBI, prioritas adalah sesuatu yang diutamakan atau didahulukan daripada yang lain. Kalau kata dasarnya sih prior, yang berarti yang dasar atau yang utama.  Prioritas bagi setiap orang berbeda-beda. Ada yang meprioritaskan keluarga, pekerjaan, kesehatan, popularitas dan sebagainya. Aku pun begitu. Kalau aku sendiri sih mengartikan prioritas adalah tempat dimana kita menemukan sorga.

Dari kecil ada hal yang sangat aku impikan dan ada hal yang sangat aku prioritaskan. Orang-orang yang dekat denganku tahu betul hal apa yang sangat kuinginkan dan hal apa yang sangat ku perjuangkan. Dan sekarang semua yang kuperjuangkan, semua yang kubanggakan dan semua yang selalu aku mimpikan itu hancur berantakan.

Saat ini aku menyerah. Bukan tidak berusaha, tapi untuk apa memperjuangkan sesuatu yang tidak ingin diperjuangkan? Tidak.. Tidak.. Aku harus terus berjuang. Aku akan terus  berjuang walaupun dengan hati yang hancur. Tapi ternyata, hati itu ada batasnya. Ia tidak ingin terus dibohongi dan disalahkan. So, mari kita ubah saja prioritasnya. I know change is never easy, but If we can’t hold on, then we have to let go. Right?

So here I am change my priority. Tapi kemudian, I don’t think that it’s a right thing to do. Oh my God, why I can be a bad girl just for one time T.T Gue capek berantem ama Tuhan. Tuhan itu nyebelin, toh ujung2nya Dia yang menang. Toh ujung2nya dia akan terus menghantui aku kalau lagi jahat. Brrrrrr..

Tapi sementara aku tetap merubah prioritasku sambil doa maksa2 and gombalin Tuhan biar menyetujui pilihanku. Sampai akhirnya Tuhan mungkin capek aku gombalin ya, hahahha.. Tiba-tiba aja terlintas sebuah ayat ya, Mat 6:33 (Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu). Kyaaa.. Tuhan Yesus itu emang yang paling bisa ya. Paling bisa bikin aku kesel, sedih tapi paling bisa juga bikin aku bahagia, mewek, dan klepek-klepek.

Tapi aku tetap ngubah prioritasku ya Tuhan Yesus #wink.. Aku sudah lelah memberikan semua cinta dan semua hal yang aku miliki, tapi hanya kebohongan terus yang kudapatkan. So, maaf, semua cintaku kini buat Tuhan Yesus aja, aku marahan, ngambek and then gemes-gemesan ama Tuhan Yesus aja. Please still loved me with my new priority ya Tuhan #wink.. Please still love me with this decision ya Tuhan #hug…

Jumat, 18 Agustus 2017

Menantikan Tuhan – Allah hadir


Jadi kemaren ada dedek dedek yang menantikan Tuhan, akhirnya ia suka nyanyi lagunya Maria Sandi “Kunantikan hadirMu” liriknya gini
Kunantikan hadirMu, Memenuhi hidupku
Kuberikan hatiku, Sepenuhnya bagiMu
Reff:
Kau yang sanggup pulihkan, Segenap hidupku
Hapus air mataku
Kau yang sanggup, Bukakan setiap jalanku
O Yesusku

Ga tau kenapa dan memang selalu Tuhan Yesus itu iseng banget deh sama kehidupan dedek kecil itu. Tiba-tiba pas hari minggu ke gereja tema ibadahnya tuh “Allah hadir untukmu”. Gileee, Tuhan Yesus gila. Itu tuh kayak Tuhan langsung jawab langsung sama si dedek…

Bacaan pertama diambil dari Kitab 1 Raja-raja 19:9-18. Inti bacaannya adalah Elia bekerja segiat giatnya bagi TUHAN, karena orang Israel meninggalkan perjanjian Tuhan, meruntuhkan mezbah-mezbah Tuhan dan membunuh nabi-nabi dengan pedang; hanya Elia seorang dirilah yang masih hidup, dan orang-orang ingin mencabut nyawanya. Tetapi Elia menantikan Tuhan dan Tuhan datang kepadanya.

Bacaan kedua diambil dari Surat Roma 10:5-15. Intinya "Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu." Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. Karena Kitab Suci berkata: "Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan." Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.

Bacaan ketiga diambil dari Kitab Injil Tuhan Yesus Kristus menurut Matius 14:22-33. Ketika itu Petrus berjalan diatas air untuk mendekati Yesus, tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!" Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"

Makjlebb banget kan? Apalagi ditambah kotbah pak Pendeta, pak Pendeta bercerita, ada sebuah percobaan yang mencoba menenggelamkan tikus didalam air. Jadi rata-rata seekor tikus jika dibiarkan dalam air dia hanya akan mampu bertahan selama 17 menit sebelum akhirnya mati. Akan tetapi dibuatlah tambahan variable, jadi pada menit ke 15, si peneliti menolong seekor tikus itu. Setelah tikus itu sembuh, kemudian ia dimasukkan kedalam air. Ajaibnya tikus tersebut bahkan bisa bertahan sampai menit ke 30. Luar biasa. Setelah melalui suatu cobaan dan seseorang menolongnya, ia menjadi semakin kuat dan semakin percaya akan pertolongan yang sama yang akan datang kepadanya.

Demikian pulalah dengan kita, Tuhan kadang membiarkan suatu cobaan menimpa kita untuk menjadikan kita semakin kuat dan semakin berharap dan menantikan Tuhan. Tuhan telah berjanji bahwa barangsiapa yang berseru dan menantikan Tuhan, ia akan diselamatkan. Sooo, dedek kamu yang kuat ya kalau diusilin ama Tuhan lagi. Tuhan Yesus itu memang usil, Tuhan Yesus itu iseng, Tuhan Yesus itu gila.. Semua yang dilakukanNya itu karena Dia sayang padamu. :)

Kamis, 10 Agustus 2017

Menantikan Tuhan

Yesaya 40: 29-31
Dia memberi kekuatan  kepada yang lelah   dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna  jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan  TUHAN mendapat kekuatan  baru  : mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu,  mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Hai dedek.. Kamu masih lelah dan tak berdaya ya? Kamu merasa lelah ditindas? Kamu masih trauma? Kamu merasa sudah kehilangan dirimu yang dahulu lagi? Kamu merasa sampai harus ke dokter jiwa ya?

Ya ampun, sampai segitunya dunia membentukmu ya dek.. yah.. Beginilah dunia dek..

Being good with a person, doesn’t mean they’ll love you back. Actually maybe theres nothing wrong with you, maybe things were not meant to be. So, udah lah ya dek, kalau kamu masih cinta tapi kamu dah ga kuat, tinggalin aja. Kalau kamu merasa jadi penghianat, udah gapapa, bukankah dari dulu kamu pengen jadi orang jahat ya? *Ampun ya Tuhann.. hehehehe. So, congratulation ya dek, sekarang kamu udah berhasil bilang stop, udah dan tidak #prok prok prok.. Remember, you deserve to be happy ya dek..

Oiya dek.. mungkin sekarang otakmu, pikiranmu dan tenagamu masih belum bisa kembali seperti dulu. It’s okay, take your time to recover ya dek.. Take your time to forgive.. Oiya, membenci itu membuat otak jadi bego loh, jadi jangan pernah membenci.. nanti Tuhan Yesus marah.. hehehhe

Dedek ga boleh merasa udah hancur banget karena seseorang, apapun yang terjadi kepada kita, itu semua tanggung jawab kita ya dek.. Don’t blame.. Jangan ngeluh “karena dia aku jadi seperti ini” jangan ya dek.. Tidak ada dikamus little girl itu untuk membenci, little girl itu cuman memberikan cinta. Only Love No Hate ya dek.. 

Saat ini take your time and pray.. Berharaplah kepada Tuhan ya dek, minta tolong pada Tuhan untuk membantumu pulih. Berdoalah Tuhan Yesus aku mau kembali seprti dulu lagi. Nantikanlah Tuhan ya dek. Dan kalau sekarang kamu merasa Tuhan belum menolongmu untuk sembuh, jangan lelah untuk terus menantikannya. Percayalah, kamu akan kembali seperti little girl yang dulu. Di dalam Tuhan, kamu pasti bisa ya dek.. Jadi, nantikanlah Tuhan :)

Kamis, 27 Juli 2017

GENIUS – Albert Einsten / Mileva Maric

Hai all, ini postingan blog aku setelah sekian lama ga ngeblog, setahun lalu kali ya postingan terakhir..Maap ya buat fans-fans aku, wkwkwk.. gaya bangett :D kali ini mau ngebahas movie serie Genius yang sempat tayang di National Geography. Aku ngulas film ini soalnya ini worth watching movie series banget. Sebenernya sih karena aku bingung ya mau nulis apa biar blog ini ga berdebu.. wkwkwk.. Jadi pardon me ya kalau tulisannya ga begitu bagus. Next time deh kita buat tulisan yang udah kayak blogger2 terkenal. Hahaha.. gaya lagi :D So lets start talking bout the series :D

Dulu pertama kali nonton film ini, aku udah ga ngikutin dari awal banget, sebenernya sih waktu dia premier aku udah tau, cuman loh ya, dia tayangnya barengan ama asian next top model. Nah loh, aku kan jadi galau nontonya, hahaha. Akhirnya taulah, aku pasti lebih memilih nonton asntm, apalagi dia langsung double episode kalau malam senin, wkwkwkwk.. Jadi akhirnya pas liburan puasa 2017 ini, aku nonton streaming aja episode yang ga sempat aku nonton.. anddddd, oh my Godd.. this film really really took all my emotion.

Albert Einsten. Semua orang udah taulah ya tentang kepintarannya, apalagi setelah menonton film dia. Kalau dulu cuman taunya E=mc2, kini aku baru tau ternyata banyak rumus yang dia temukan seperti relativitas, fotoelektrik dan masih banyak lagi. (Ku bukan fisikawan, takut nanti salah kalau cuit cuit masalah bidang ilmu yang tidak aku kuasai). Cuman masalah kehidupan pribadinya, mungkin tidak banyak yang tau. Aku juga tidak banyak tau sih (sok tau banget sih aku, hahha), mungkin cuman sekilas juga dari film ini.

Jadi Einsten tuh menikah dengan Mileva Maric. Nah, disini aku jatuh cinta dengan sosok Mileva. Jatuh cinta pakai banget sama dia. Apalagi pas disorot masa kecil dia yang penuh perjuangan untuk sekolah. Jaman dahulu kan kaum wanita masih tidak diperbolehkan untuk sekolah.Kalau pun iya, sekolahnya kurang bagus. Aku salut juga sama Bapak si Mileva ini yang sampai mohon-mohon ke kepala sekolah agar si Mileva bisa diterima di sekolah cowok yang bagus. Salut banget sama Mileva, can u imagine gitu jadi satu-satunya wanita di kelas? Aku aja kalau jalan sendirian disuit-suitin aja udah mau nangis. Mileva loh, walau kadang dia dibuat nangis sama anak-anak cowok dia tetap tegar, secara Mileva kakinya agak pincang juga, makanya cowok-cowok suka ngejekin dia. Hmmppphh, cowok tuh emank kerjanya bikin nangis aja. Hahahha.. makanya pas waktu Mileva mau kuliah, papanya dia udah pesan supaya jangan sampai jatuh cinta gitu.. Hmmpphh.. kayak Bapak siapa nih? Hahahahha

Akhirnya Einsten bertemu dengan Mileva pada saat kuliah. Einsten jatuh cinta dengan kepintaran Mileva dan terus menerus mengejar Mileva. Mileva sebagai wanita normal ya jatuh cinta jugalah sama Einsten, apalagi si Einsten kan juga pinter, walau saat ini si Mileva jauh lebih pinter daripada Einsten. Akhirnya mereka pacaran dan sampailah saat Mileva hamil. Karena Mileva hamil diluar nikah, saat mau melahirkan, dia pulang ke orangnya. Pas disini sumpah, ku sedih banget nontonnya. Jadi si Einsten janji bakalan nemenin Mileva buat lahiran tapi dia tidak datang juga. Kebayang ga? Jadi si Einsten tuh sibuk kerja nyari duit demi anak mereka dan pas si Mileva lahiran, Bapak Einsten  juga sakit, jdi dia ga bisa datang. Tapi abis itu dia juga bukannya langsung nyariin istri dan anaknya, malah masih ngotot dengan semua yang ada dipikiran dia. Jadi tuh kalau aku bilang si Einsten prioritas hidupnya emang semua isi pikiran-pikirannya itu, tidak ada sama sekali pikiran ke keluarga dia. Beberapa saat setelah Mileva melahirkan anaknya, si anak tiba-tiba sakit dan meningal, si Einsten pun tidak datang. Sumpah sedih banget, disaat tersulit dalam hidup Mileva, Einsten sama sekali tidak ada untuk menghibur dia.

Selesai proses pemakaman, Mileva kembali ke Zurich bareng Einsten lagi. Setelah itu mereka menikah dan Mileva fokus untuk mengurus rumah tangga. Tapi dia masih tetap membantu Einsten dalam penelitiannya. Keadaan makin bertambah sulit ketika mereka memiliki anak, Mileva kesulitan  harus mengurus rumah tangga, anak dan juga membantu pekerjaan suaminya, ditambah hadirnya mertua Mileva yang tidak banyak membantunya saat itu. Sedih banget tau pas Mileva dan mertuanya bertengkar, si Einsten malah ga belain si Mileva, padahal Mileva kan bantuin Einsten buat pekerjaannya. 

Hal yang lebih menyedihkan lagi adalah saat si Einsten berhasil dengan teori relativitasnya dan menerbitkan penelitiannya tersebut, Einsten sama sekali tidak ada menyebutkan terima kasih kepada istrinya itu, dia malah masukin nama si Michelle sahabatnya. Kejam kejam.. padahal si Mileva yang banyak bantuin Einsten. 

Hari berganti hari, si Einsten makin sibuk.. Ciee, biasalah ya kalau udah kecanduan sama pekerjaan, biasanya kita emang mau lebih dan lebih lagi untuk kerja apalagi kalau satu pekerjaan berhasil. Iyalah secara, kita bakalan terkenal, diakui semua orang deelel deh. Jadilah kan, Einsten tidak terlalu memperhatikan keluarga. Jadilah si Mileva stres dan kelakuannya ya dikit-dikit marah. Yailah, Mileva tidak menemukan cinta dan tidak merasa dicintai. Padahal kebutuhan utama wanita adalah merasa dicintai. 

Waktu berlalu dan berlalu and tadahh.. udah ketahuanlah ya, si Einsten selingkuh. Yang sedih adalah dia sampai bikin prasyarat yang aneh banget buat si Mileva biar ga diceraiin, dan (aku ga tau gimana ngungkapin ini) si Mileva menyetujui semua syarat tersebut agar tidak bercerai dari Einsten. Prok prok prokk.. Salut banget sama Mileva, sumpah dia sosok yang kuat banget, dia mau ngorbanin semua perasaan dia demi anak-anaknya. Sampai suatu hari kelakuan Einsten udah keterlaluan, akhirnya si Mileva menyerah dan meninggalkan Einsten dengan membawa anak-anaknya. Saat Mileva udah berpisah juga, dia bener-bener jadi single fighter buat menghidupi kedua anaknya, dia sampai sempat minjam uang ke Michele lagi. Kurang ajar banget emang si Einsten ini, waktu dulu juga awal mereka nikah dan pacaran, si Einsten ga kasi apa-apa buat Mileva, saat Mileva pergi juga begitu. Sampai akhirnya si Mileva sakit, ya iyalah, hidupnya berat begitu, kalau aku mungkin udah gila, ditambah anak kedua mereka kan juga jadinya punya kelainan jiwa gara-gara kelakuan si Einsten ini. Tapi aku salut ama Mileva dia tetap berjuang buat anak-anaknya.

Suatu hari ketika Einsten hendak menerima nobel, si Elisa, selingkuhan Einsten malu kalau dia harus hadir bersama orang-orang penting. Jadi akhirnya, sekali lagi Einsten meminta cerai kepada Mileva biar bisa nikah sama Elisa, biar Elisa ga malu gitu dibilang selingkuhan. Akhirnya berkat dorongan anak-anak juga, Mileva mau bercerai dengan Einsten dengan syarat hasil nobel semua diberikan kepada dia. Menurutku sih ini juga terbaik, dipertahankan juga ga, si Einsten kelakuannya gitu.

Mileva meninggal lebih dulu dari Einsten, begitu juga selingkuhannya, si Elisa, dia meninggal lebih dulu. Abis itu tau ga, si Einsten masih punya pacar yang jauh lebih muda dari dia. Hahaha. Kelakuan donk.. Beberapa saat sebelum Einsten meninggal juga, akhirnya anaknya mau mengunjungi dia. Si Einsten tuh baik kepada semua orang kecuali kepada keluarga sendiri. Kasihan banget ya. Ya begitulah kisah si Einsten.

Jadi hal yang bisa aku pelajari dari film ini:
1.       Nobody perfect. Seorang mungkin bisa sangat sukses dan sangat baik pada satu sisi dan bisa sangat jahat pada sisi lainnya. Be wise dalam mengangumi seseorang, ambil yang baik, dan yang buruk dari dia jadikan pelajaran biar ga seperti itu.
2.       Ilmu itu memang harus diikuti takut akan akan Tuhan. Berjuanglah untuk seimbang dikeduanya. Tanpa rasa takut akan Tuhan kita akan tersesat di dunia kesombongan.
3.       Kelemahan terbesar pria adalah uang, kuasa dan wanita. Know your weekness! Dan berjuanglah untuk mengalahkannya.
4.       Put you family first. Mungkin saat ini kita belum terlalu memikirkannya. Tapi imagine saat kita sudah tua dan dah mau mati, tiba-tiba anak atau cucu sudah besar dan kita kehilangan waktu untuk menikmati masa kecil mereka. Saat-saat ini biasanya memori lebih berarti dibanding semua harta dan pencapaian yang ada.
5.       Keep being a good person. Keep doing good. Kalau orang berbuat jahat sama kita, serahkan semua kesedihan pada Tuhan, biar Tuhan aja yang mengurusnya, Tuhan itu adil kok. Be strong, jangan terpuruk. You deserve to be happy.

Oke, itulah sharing film Genius – Albert Einsten, kayaknya aku lebih banyak ngulas si Mileva. Hahahha.. Biarlah dari setiap film yang kita tonton bisa memberikan pelajaran positif. So, I’m gonna say it’s a worth watching movie. Kamu bisa googling and nonton sreaming aja, soalnya di national geography udah ga tayang lagi dan udah abis juga sih sepuluh episodenya, wkwkwk.. Oiya, selain itu, dengan nonton film ini, kamu bisa lebih ngerti sejarah, ngerti dikit dikit tentang fisika, trus bisa pelajaran buat pengambilan keputusan. Contohnya soal  penemuan atom oleh Einsten yang bukannya malah bermanfaat, malah merenggut banyak jiwa manusia. Oiya, warning awal, kalau abis nonton serial ini ati-ati kalau tiba-tiba pengen jadi ilmuan and pengen banget bisa sekolah di jerman ya.. wkwkwk
 


Jumat, 01 Juli 2016

TUNTUTAN KESETIAAN

Bacaan: 1 Korintus 4:1-5, 14-20
NATS: Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai (1 Korintus 4:2)

Kita sering memerhatikan dan memuja orang-orang yang terkenal dan sukses. Namun terkadang kita membaca tentang orang biasa yang tidak terkenal, tetapi dihormati karena pelayanannya yang setia selama bertahun-tahun. Bisa jadi ia seorang penjaga sekolah, pelayan kantin, tukang, atau kasir toko yang telah melayani orang lain dengan cara yang dapat diandalkan dan penuh dedikasi.

Sikap dapat dipercaya seperti ini sering luput dari perhatian banyak orang, tetapi saya yakin itu adalah gambaran luar biasa mengenai bagaimana seharusnya kita hidup. Meskipun kesetiaan bukan sesuatu yang mudah terlihat, tetapi kian hari kian dipandang penting oleh Allah.

Paulus menulis, “Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan ... bahwa mereka ternyata dapat dipercayai” (1 Korintus 4:2). Jika kita hidup dengan penuh kesetiaan kepada Kristus, Allah telah berjanji untuk memberikan ganjaran kepada kita pada waktu yang telah ditetapkan-Nya. Ketika Tuhan datang, Dia “akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah” (ayat 5).

Ketika kita merindukan keberhasilan, Allah berkata, “Aku akan memberimu ganjaran.”
Ketika kita haus akan pengakuan, Allah berkata, “Aku mengakuimu.”
Ketika kita siap menyerah, Allah berkata, “Aku akan menolongmu.”

Entah pelayanan kita diketahui banyak orang atau tidak, kita memiliki tanggung jawab yang sama, yakni setia --David McCasland


ALLAH TIDAK MEMINTA KITA UNTUK SUKSES MELAINKAN UNTUK SETIA

Sumber : Aplikasi Renungan PAgi, Siang dan Malam Apri 2016


Saat lelah dengan segalanya aku suka membaca kembali renungan di atas, sangat-sangat memberkati. Memang ketika kita memandang sekeliling semua terasa melelahkan. Kerja siang malam untuk apa? Apalagi ketika kita mulai membandingkan dengan kerjaan, penghasilan dan kesuksesan orang lain. Ditambah lagi ketika kita sudah berusaha untuk berdamai dan mencintai pekerjaan kita, masih ada saja pihak yang berbuat jahat. Hmmm Ya, kita tahu bahwa kita saharusnya tidak mengeluh, tapi terkadang ada satu titik dimana semua menjadi tidak tertahan. Ya mungkin saat ini pekerjaan yang kita miliki hanya pekerjaan “ecek-ecek”, namun percayalah tanpa kontribusi kecil itu, tidak ada Indonesia yang lebih baik. Coba lihatlah secara lebih luas, jangan hanya melihat kondisi kita saat ini. Tujuan kita bekerja apa? Dan saat ada saja pihak yang mencoba membuatmu menyerah untuk mencintai pekerjaanmu, tunjukkan kepada mereka seberapa tangguh dirimu. Aku percaya ketika Tuhan sudah menempatkan kita pada satu pekerjaan, Tuhan punya rencana di situ. Dan ketika Tuhan sudah mempercayakan kita suatu pekerjaan, kita akan berusaha disitu. Tidak akan menyerah, apapun dan seberapa sakitnya rasanya sampai semua selesai.

Aku percaya semua cobaan ini untuk membentuk diri kita menjadi pribadi yang lebih tangguh. Ketika Tuhan mempercayakan pekerjaan yang “ecek-ecek dan berat” berarti Tuhan itu baik. Dia tidak ingin suatu saat kita diliputi oleh kesombongan bahwa itu karena hasil usaha kita sendiri. Tetapi ketika kita bekerja dimana setiap harinya adalah perjuangan untuk bertahan, perjuangan untuk mencintai, perjuangan untuk setia berdoa dalam linangan air mata, pada akhirnya ketika pekerjaan itu selesai, kita dapat berkata “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman (2 Tim 4:7)”

slide show

Loading...

wibiya widget