- O Allahku, jenguklah diriku,
ujilah hati dan pikiranku.
Aku telah berdosa dan cemar,
sucikan dan jadikan ‘ku benar. - Pujianku tetaplah bagiMu,
kar’na ‘Kau hapus dosa-dosaku.
Nyatakanlah firmanMu yang kudus,
agar ‘ku junjung namaMu terus. - Ya Tuhanku, hidupku t’rimalah;
kasih yang murni, o curahkanlah.
Taklukkanlah dendam dan nafsuku,
tinggallah ‘Kau tetap di hatiku. - O Roh Kudus, bangkitkan jiwaku;
mari berkarya dalam hidupku.
FirmanMulah tumpuan yang teguh,
dan ‘ku dambakan rahmatMu penuh.
Jumat, 17 Agustus 2012
O Allahku, jenguklah diriku,
Label:
song
Minggu, 01 Juli 2012
CERT, CIRT, dan ID-SIRTII
CERT
Pengertian
CERT
adalah singkatan dari Computer Emergency Response Team, merupakan sebutan untuk
sekumpulan ahli di bidang keamanan komputer. CERT pertama kali digagas di
Carnegie Mellon University yang kemudian menjadi acuan penyebutan bagi para
ahli yg mengerjakan tugas serupa di masa kini.
Pemisahan CERT
Dalam
perkembangannya, CERT semakin luas dan kompleks dengan berbagai tugas serta
karakteristik yg berbeda, sehingga dibedakan ke dalam beberapa jenis CIRT,
yaitu:
·
Internal
CERT
Internal CERT adalah tim yg dibentuk
oleh organisasi/perusahaan dengan ruang lingkup kegiatan sangat luas, biasanya
mencakup satu negara atau bahkan multinasional. Internal CERT dibentuk guna
melakukan pengamanan terhadap jaringan dan data organisasi.
·
Vendor
CERT
Vendor CERT adalah tim dalam
organisasi/perusahaan penyedia layanan berbasis teknologi. Contohnya adalah tim
CERT dalam Microsoft, Yahoo, dll.
·
Sector
CERT
Sector CERT adalah tim yg
dibentuk untuk melindungi keamanan suatu komunitas, contohnya adalah tim
keamanan internet Kampus, RS, dll.
·
Commercial
CERT
Commercial CERT biasanya
merupakan tim yg sengaja dibentuk guna memberikan pelayanan kepada Pihak luar
dengan berbentuk layanan berbayar. contohnya adalah Perlindungan situs,
antivirus, dll.
Tugas dan Tanggung Jawab :
CERT bertugas dan bertanggung jawab sebagai Pengawas, Koordinator, atau sekedar Advisor (pemberi saran).
·
Pengawas
Melakukan pengawasan terhadap
kondisi dari jaringan yg dijaga. Selalu siap terhadap adanya masalah mendadak
terhadap jaringan.
·
Koordinator
Sebagai Koordinator, CERT
memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memberikan arahan kepada semua unsur
dalam organisasi yg berhubungan dengan jaringan dalam organisasi tersebut.
·
Advisor
Sebagai advisor, CERT biasanya
memberikan artikel (baik berbayar ataupun gratis) yg berisi saran, tips, trik
ataupun hanya sebatas pengenalan teknologi baru kepada pihak luar.
Di Indonesia, contoh dari CERT yg dibentuk oleh badan pemerintah adalah ID-SIRTII.
===========================================================================
CIRT
Pengertian
CIRT adalah singkatan dari Critical Incident
Response Team. Sering juga disebut dengan nama lain CSIRT ( Computer
Security Incident Respon Team) merupakan kemampuan oleh individu atau suatu
organisasi, yang tujuannya untuk menangani ketika terjadi permasalahan pada
aset informasi.
CISRT merupakan suatu entitas organisasi yang diberikan
tanggung jawab untuk mengkoordinasikan dan mendukung respon terhadap peristiwa
keamanan komputer atau insiden. CIRT dapat dibuat untuk
negara,pemerintah,lembaga ekonomi,organisasi komersial,lembaga pendidikan,dan
bahkan non-profit entitas.
Tujuan CIRT
meminimalkan dan mengontrol kerusakan akibat dari
insiden,memberikan panduan yang efektif untuk respon dan kegiatan pemulihan,dan
bekerja untuk mencegah insiden di masa depan
Hal-hal yang dilakukan oleh CSIRT :
-Menjadi single point of contact (sebagai
penghubung bila terjadi insiden informasi).
-Melakukan identifikasi/menganalisa dari suatu serangan
-Melakukan identifikasi/menganalisa dari suatu serangan
-Menentukan kebijakan/prediksi cara mengatasi bila
terjadi serangan.
-Melakukan penelitian. Membagi pengetahuan. Memberikan kesadaran bersama.
-Melakukan penelitian. Membagi pengetahuan. Memberikan kesadaran bersama.
-Memberikan respon bila terjadi serangan.
============================================================================
ID-SIRTII
Latar Belakang
Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi di Indonesia
harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur strategis untuk meminimalisir
dampak negatif. Antara lain sektor peraturan (policy/regulation),
kesiapan lembaga (institution) dan kesiapan sumber daya manusia (people),
khususnya di bidang pengamanan. Sehingga teknologi informasi dapat mendukung
peningkatan produktifitas masyarakat di semua sektor secara tepat guna dan aman
sehingga mencapai kualitas hidup yang lebih baik lagi.
Peraturan
Tanggal 4 Mei 2007 diterbitkan Peraturan Menteri Nomor
26/PER/M.KOMINFO/5/2007 tentang Pengamanan Pemanfaatan Jaringan Telekomunikasi
Berbasis Protokol Internet. Menteri Komunikasi dan Informatika dalam hal ini
menunjuk Indonesia Security Incident Response Team on Internet and
Infrastructure/Coordination Center (ID-SIRTII/CC) yang bertugas
melakukan pengawasan keamanan jaringan telekomunikasi berbasis protokol
internet.
Tugas Pokok
ID-SIRTII/CC memiliki tugas pokok melakukan sosialisasi
dengan pihak terkait tentang IT security (keamanan sistem informasi), melakukan
pemantauan dini, pendeteksian dini, peringatan dini terhadap ancaman terhadap
jaringan telekomunikasi dari dalam maupun luar negeri khususnya dalam tindakan
pengamanan pemanfaatan jaringan, membuat/menjalankan/mengembangkan dandatabase
log file serta statistik keamanan Internet di Indonesia.
ID-SIRTII/CC memberikan bantuan asistensi/pendampingan
untuk meningkatkan sistem pengamanan dan keamanan di instansi/lembaga strategis
(critical infrastructure) di Indonesia dan menjadi sentra koordinasi (coordination
center/CC) tiap inisiatif di dalam dan di luar negeri sekaligus sebagai single
point of contact. ID-SIRTII/CC juga menyelenggarakan penelitian dan
pengembangan di bidang pengamanan teknologi informasi/sistem informasi. Saat
ini fasilitas laboratorium yang telah dimiliki antara lain: pusat pelatihan,
laboratorium simulasi pengamanan, digital forensic, malware
analysis, data mining dan menyelenggarakan proyek content filtering,
anti spam, dan lain-lain.
Tugas utamanya, terutama dipandang dari sudut
karakteristik customer atau pelanggan utamanya, konstituen ID-SIRTII dapat dibagi
menjadi 2 (dua) kelompok utama: konstituen langsung (internal) dan konstituen
tidak langsung (eksternal). Termasuk dalam konstituen internet adalah empat
kelompok komunitas, yaitu:
- Internet Service Providers, Internet Exchange Points, dan Network Access Points;
- Penegak hukum, yang terdiri dari Kepolisian, Kejaksaan, dan Departemen Kehakiman;
- CERT/CSIRTS serupa dari negara luar, terutama yang tergabung dalam APCERT (Asia Pacific CERTs);
- Internet Service Providers, Internet Exchange Points, dan Network Access Points;
- Penegak hukum, yang terdiri dari Kepolisian, Kejaksaan, dan Departemen Kehakiman;
- CERT/CSIRTS serupa dari negara luar, terutama yang tergabung dalam APCERT (Asia Pacific CERTs);
- Beragam institusi dan/atau komunitas keamanan
informasi dan internet di Indonesia lainnya.
Sementara itu, konstituen eksternal dari ID-SIRTII (seperti yang terlihat pada gambar) pada dasarnya adalah customer langsung dari keempat konstituen internal terdahulu, sehingga jika dipetakan menjadi:
- Pengguna internet yang merupakan sebuah
korporasi/organisasi maupun individu, dimana pada dasarnya mereka adalah
pelanggan dari beragam ISP yang beroperasi di tanah air;
- Para polisi, jaksa, dan hakim yang ditugaskan
oleh institusinya masing-masing dalam menangani kasus-kasus kejahatan kriminal
teknologi informasi;
- CERT/CSIRT yang ada di setiap negara maupun yang telah membentuk kelompok atau asosiasi yang berbeda-beda seperti APCERT dan FIRST;
- Seluruh CERT/CSIRT yang ada di tanah air, termasuk di dalamnya institusi swasta, pemerintahan, dan perguruan tinggi yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung terhadap isu-isu seputar kemanan informasi.
- CERT/CSIRT yang ada di setiap negara maupun yang telah membentuk kelompok atau asosiasi yang berbeda-beda seperti APCERT dan FIRST;
- Seluruh CERT/CSIRT yang ada di tanah air, termasuk di dalamnya institusi swasta, pemerintahan, dan perguruan tinggi yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung terhadap isu-isu seputar kemanan informasi.
Label:
sistem informasi ManKeu
Selasa, 26 Juni 2012
Tugas SIM week 12
1.
Apa yang dimaksud dengan
cybercrime ?
Kejahatan dunia maya (Inggris: cybercrime) adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat
terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah penipuan lelang
secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit/carding, confidence fraud, penipuan
identitas,pornografi
anak, dll.
Walaupun
kejahatan dunia maya atau cybercrime umumnya mengacu kepada aktivitas
kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer sebagai unsur utamanya, istilah ini
juga digunakan untuk kegiatan kejahatan tradisional di mana komputer atau
jaringan komputer digunakan untuk mempermudah atau memungkinkan kejahatan itu
terjadi.
Contoh
kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai alat adalah spamming dan kejahatan terhadap hak cipta dan kekayaan
intelektual. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai
sasarannya adalah akses ilegal (mengelabui kontrol akses), malware dan serangan DoS. Contoh
kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai tempatnya adalah penipuan
identitas. Sedangkan contoh kejahatan tradisional dengan komputer sebagai
alatnya adalah pornografi anak dan judi online. Beberapa situs-situs penipuan
berkedok judi online termasuk dalam sebuah situs yang merupakan situs kejahatan
di dunia maya yang sedang dipantau oleh pihak kepolisian dengan pelanggaran
pasal 303 KUHP tentang perjudian dan pasal 378 KUHP tentang penipuan berkedok
permainan online dengan cara memaksa pemilik website tersebut untuk menutup
website melalui metode DDOS website yang bersangkutan.
2. Apa yang dimaksud dengan
digital signature ?
Digital signature
merupaakn sistem keamanan kriptografi simetris (symetric crypthography/secret
key crypthography) atau public key cryptography system yang
dikenal sebagai kriptografi simetris, menggunakan kunci yang sama dalam
melakukan enkripsi dan dekripsi terhadap suatu pesan (message), disini pengirim
dan penerima menggunakan kunci yang sama sehingga mereka harus menjaga
kerahasian (secret) terhadap kuci tersebut. Salah satu algoritma yang terkenal
dalam kriptografi simetris ini adalah Data Encryption stkitard (DES) yang
bertujuan untuk memastikan otentisitas dari dokumen tersebut. Suatu digital
signature sebenarnya bukan tkita tangan biasa, tapi tkita tangan dengan
menggunakan cara yang berbeda untuk menkitai suatu dokumen sehingga dokumen
atau data tidak mengidentifikasi dari pengirim, namuni juga memastikan keutuhan
dari dokumen tersebut tidak berubah selama proses transmisi, digital signature
didasarkan dari isi dari pesan itu sendiri.
Kriptografi simetris
menggunakan dua kunci yaitu satu kunci untuk melakukan enkripsi terhadap suatu
pesan (messages) dan kunci yang lain digunakan untuk melakukan dekripsi
terhadap pesan tersebut. Antara kedua kinci tersebut brhubungan secara
matematis sehingga suatu pesan yang dienkripsi dengan suatu kunci hanya dapat
didekripsi dengan kunci pasangannya.
Pada digital
signature suatu data/pesan akan dienkripsi dengan kunci simetris yang diciptakan
secara acak (randomly generated symmetric key) yang kemudian akan dienkripsi
dengan menggunakan kunci publik dari penerima. Hasil dari enkripsi ini kemudian
dikenal/disebut sebagai "digital envelope" yang akan dikirimkan
bersama pesan/data yang telah dienkripsi.
Tkita tangan secara
digital adalah memberikan suatu ciri khas terhadap suatu pesan. Message digest
adalah suatu besaran (value) yang berasal dari suatu data/pesan yang memiliki
sifat yang unik yang menkitai bahwa pesan tersebut mempunyai suatu besaran
tertentu yang diciptakan dengan melakukan enkripsi terhadap suatu data dengan
menggunakan kriptografi satu arah (one way crypthography), yaitu suatu tehnik
kriptografi yang terhadapnya tidak dapat dilakukan proses pembalikan
(reversed). Pada saat message digests dienkripsi dengan menggunakan kunci
privat dari pengirim dan "ditambahkan" kepada data/pesan yang asli
maka hasil yang didapat adalah digital signature dari pesan tersebut.
3. Gangguan keamanan pada
sistem informasi dapat berupa social engineering, apa yang dimaksud
dengan social engineering ?
Social engineering adalah pemerolehan informasi atau maklumat
rahasia/sensitif dengan cara menipu pemilik informasi tersebut. Social engineering umumnya dilakukan
melalui telepon atauInternet. Social engineering merupakan
salah satu metode yang digunakan oleh hacker untuk memperoleh informasi tentang
targetnya, dengan cara meminta informasi itu langsung kepada korban atau pihak
lain yang mempunyai informasi itu.
Social engineering
mengkonsentrasikan diri pada rantai terlemah sistem jaringan komputer, yaitu
manusia. Seperti kita tahu, tidak ada sistem komputer yang tidak melibatkan
interaksi manusia. Dan parahnya lagi, celah keamanan ini bersifat universal,
tidak tergantung platform, sistem operasi, protokol, software ataupun hardware. Artinya, setiap sistem mempunyai
kelemahan yang sama pada faktor manusia. Setiap orang yang mempunyai akses
kedalam sistem secara fisik adalah ancaman, bahkan jika orang tersebut tidak
termasuk dalam kebijakan kemanan yang telah disusun. Seperti metoda hacking
yang lain, social engineering juga memerlukan persiapan, bahkan sebagian besar
pekerjaan meliputi persiapan itu sendiri.
4. Apa perbedaan antara hack
dengan crack dan hacker dengan cracker ?
Hacking
"Hacking
adalah sebuah penggunaan yang ilegal atau tidak sah terhadap sumber
daya, dalam hal ini adalah komputer dan jaringan komputer. Istilah hacking
sering dirujuk sebagai kejahatan komputer seperti pencurian identistas,
penipuan kartu kredit, dan tindakan kejahatan komputer yang lainnya."
"Namun
demikian, istilah "Hack" juga digunakan untuk merujuk kepada sebuah
modifikasi dari program komputer atau perangkat komputer yang lain untuk
memberikan dan memudahkan aakses pengguna ke fitur yang tidak tersedia."
Hacker
Hacker
adalah sebutan untuk orang atau sekelompok orang yang memberikan sumbangan
bermanfaat untuk dunia jaringan dan sistem operasi, membuat program bantuan
untuk dunia jaringan dan komputer. Hacker juga bisa di kategorikan perkerjaan
yang dilakukan untuk mencari kelemahan suatu system dan memberikan ide atau
pendapat yang bisa memperbaiki kelemahan system yang di temukannya.
Ciri-ciri
hacker
- Mempunyai
kemampuan menganalisa kelemahan suatu sistem atau situs. Sebagai contoh :
jika seorang hacker mencoba menguji suatu situs dipastikan isi situs
tersebut tidak akan berantakan dan mengganggu yang lain. Biasanya hacker
melaporkan kejadian ini untuk diperbaiki menjadi sempurna. Bahkan seorang
hacker akan memberikan masukan dan saran yang bisa memperbaiki kebobolan
system yang ia masuki.
- Hacker mempunyai
etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang berguna bagi siapa
saja.
- Seorang Hacker
tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu
pengetahuan dan kebaikan.
- Seorang hacker
akan selalu memperdalam ilmunya dan memperbanyak pemahaman tentang sistem
operasi.
CRACKING
"Kebalikan dari Hack, yakni tindakan untuk menjebol
komputer orang lain dengan tujuan yang jahat. Contoh dari crack ini banyak
sekali seperti: virus, worm, spyware, adware, keylogger dan sebagainya"
Cracker
cracker
adalah sebutan untuk orang yang mencari kelemahan system dan memasukinya untuk
kepentingan pribadi dan mencari keuntungan dari system yang dimasuki seperti:
pencurian data, penghapusan, dan banyak yang lainnya. Artinya orang itu berusaha untuk sistem komputer orang lain
atau menerobos sistem keamanan komputer orang lain untuk mengeruk keuntungan
atau melakukan tindak kejahatan. Inilah yang membedakannya dengan hacker.
Ciri-ciri
cracker
- Mampu membuat
suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif
atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan. Sebagai contoh :
Virus, Pencurian Kartu Kredit, Kode Warez, Pembobolan Rekening Bank,
Pencurian Password E-mail/Web Server.
- Bisa berdiri
sendiri atau berkelompok dalam bertindak.
- Mempunyai
website atau channel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-orang
tertentu yang bisa mengaksesnya.
- Mempunyai IP
address yang tidak bisa dilacak.
- Kasus yang
paling sering ialah Carding yaitu Pencurian Kartu Kredit, kemudian
pembobolan situs dan mengubah segala isinya menjadi berantakan
Label:
sistem informasi ManKeu
Senin, 18 Juni 2012
deeply in love with You ~_~
In my life You`ve heard me say
I love you
How do I show you it`s true
hear my heart, it longs for more of you..
I`ve fallen deeply in love with you..
You have stolen my heart
I`m captivated by you
Never will you and I part
I`ve fallen deeply in love with you
You and I, together forever
Nothing can, stand in the way
My love for you, grows stronger
each new day.
I`ve fallen deeply in love with you
You have stolen my heart
I`m captivated by you
Never will you and I part
I`ve fallen deeply in love with you
You have stolen my heart
I`m captivated by you
Never will you and I part
I`ve fallen deeply in love with you
I love you
How do I show you it`s true
hear my heart, it longs for more of you..
I`ve fallen deeply in love with you..
You have stolen my heart
I`m captivated by you
Never will you and I part
I`ve fallen deeply in love with you
You and I, together forever
Nothing can, stand in the way
My love for you, grows stronger
each new day.
I`ve fallen deeply in love with you
You have stolen my heart
I`m captivated by you
Never will you and I part
I`ve fallen deeply in love with you
You have stolen my heart
I`m captivated by you
Never will you and I part
I`ve fallen deeply in love with you
Label:
song
Minggu, 10 Juni 2012
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SI/TI
A.
TEKNOLOGI
Tidak ada yang dapat menahan lajunya perkembangan
teknologi informasi. Keberadaannya telah menghilangkan garis-garis batas antar
negara dalam hal flow of information. Tidak ada negara yang mampu untuk mencegah
mengalirnya informasi dari atau ke luar negara lain, karena batasan antara
negara tidak dikenal dalam virtual world of computer. Penerapan teknologi
seperti LAN, WAN, GlobalNet, Intranet, Internet, Ekstranet, semakin hari
semakin merata dan membudaya di masyarakat. Terbukti sangat sulit untuk
menentukan perangkat hukum yang sesuai dan terbukti efektif untuk menangkal
segala hal yang berhubungan dengan penciptaan dan aliran informasi.
Perusahaan-perusahaan pun sudah tidak terikat pada batasan fisik lagi. Melalui
virtual world of computer, seseorang dapat mencari pelanggan di seluruh lapisan
masyarakat dunia yang terhubung dengan jaringan internet. Sulit untuk dihitung
besarnya uang atau investasi yang mengalir bebas melalui jaringan internet.
Transaksi-transaksi perdagangan dapat dengan mudah dilakukan di cyberspace
melalui electronic transaction dengan mempergunakan electronic money.
Secara operasional, tentu saja fenomena ini sangat
menyulitkan para praktisi teknologi informasi dalam menyusun sistemnya. Tidak
jarang di tengah-tengah konstruksi sistem informasi, terjadi perubahan
kebutuhan sehingga harus diadakan analisa ulang terhadap sistem yang akan
dibangun. Dengan mencermati keadaan ini, jelas terlihat kebutuhan baru akan
teknologi informasi yang cocok untuk perusahaan, yaitu teknologi yang mampu
adaptif terhadap perubahan. Adapun teknologi ini dapat dibagi yakni :
1.
Teknologi
Internal
Teknologi internal adalah komponen-komponen
pendukung perusahaan yang dalam hal ini sebagai penyedia informasi yang
dibutuhkan manajemen dalam melakukan aktivitas bisnis sehari-hari. Contohnya Hardware,
Software, Aplikasi dan infrastruktur. Pada tahap ini akan
dianalisa kondisi SI/TI saat ini yang digunakan dalam mendukung kegiatan operasional perusahaan adalah :
-
Struktur organisasi SI/TI
dan sumber daya struktur organisasi dan sumberdaya yang dimiliki, dalam
hal ini SDM.
-
Portofolio aplikasi
sekarang . Aplikasi yang telah dimiliki perusahaan dimasukkan kedalam
portofolio yang berguna untuk mengetahui kondisi SI/TI pada perusahaan
sekarang ini.
-
Analisa proses bisnis
Pemetaan proses bisnis kedalam suatu model yang menggambarkan arus informasi
yang terjadi dalam kegiatan bisnis perusahaan.
-
Infrastruktur SI/TI
(Hardware, Software, Network, termasuk diantaranya aplikasi keuangan, dsb)
2.
Teknologi
Eksternal
Sistem informasi eksternal adalah
komponen-komponen teknologi diluar perusahaan/organisasi itu sendiri yang
dalam hal ini sebagai penyedia informasi yang dibutuhkan manajemen dalam
melakukan aktivitas bisnis.Teknologi eksternal memiliki faktor seperti ilmu
pengetahuan, dan teknologi yang berkembang dalam lingkungan eksternal
organisasi. Tahap ini
mengidentifikasi perkembangan teknologi SI/TI terkini dan trend kedepan.
Analisa lingkungan teknologi eksternal SI/TI dilakukan untuk
memperoleh gambaran tentang perkembangan aplikasi
SI dan implementasinya. Dari gambaran tersebut akan ditentukan berbagai tren
SI/TI yang berpeluang untuk dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan dari
organisasi tersebut. Tren teknologi ini menjadi dasar pengembangan
infrastruktur TI ke depan. Selain itu juga menganalisa teknologi yang sedang
dipakai oleh pelanggan, pemasok, dan pesaing serta peluang penggunaan teknologi
untuk keunggulan dimasa mendatang.
B.
BISNIS
Tidak jarang perusahaan yang akhirnya harus
mendefinisikan kembali visi dan misi bisnisnya, terutama yang bergelut di
bidang pemberian jasa. Kemudahan-kemudahan yang ditawarkan perangkat canggih
teknologi informasi telah merubah mindset manajemen perusahaan sehingga tidak
jarang terjadi perusahaan yang banting stir menggeluti bidang lain. Bagi negara
dunia ketiga atau yang sedang berkembang, dilema mengenai pemanfaatan teknologi
informasi amat terasa. Di suatu sisi banyak perusahaan yang belum siap karena
struktur budaya atau SDM-nya, sementara di pihak lain investasi besar harus
dikeluarkan untuk membeli perangkat teknologi informasi. Tidak memiliki
teknologi informasi, berarti tidak dapat bersaing dengan perusahaan multi
nasional lainnya, alias harus gulung tikar.
Hal terakhir yang paling memusingkan kepala
manajemen adalah kenyataan bahwa lingkungan bisnis yang ada pada saat ini
sedemikian seringnya berubah dan dinamis. Perubahan yang terjadi tidak hanya
sebagai dampak kompetisi yang sedemikian ketat, namun karena adanya
faktor-faktor external lain seperti politik (demokrasi), ekonomi (krisis),
sosial budaya (reformasi), yang secara tidak langsung menghasilkan
kebijakan-kebijakan dan peraturan-peraturan baru yang harus ditaati perusahaan.
Adapun bisnis dapat dibagi menjadi :
1.
Bisnis Internal
Bisnis internal merupakan komponen-komponen yang
diperlukan untuk menjalankan perusahaan, seperti infrastruktur (asset), struktur
organisasi, proses, sumber daya manusia, budaya perusahaan (corporate culture),
dan lain sebagainya. Sering kali dianalisis
dengan menggunakan pendekatan SWOT, Analisa Value Chain. Analisa value chain
digunakan untuk memetakan seluruh proses kerja yang terjadi dalam lingkungan
organisasi. Berdasarkan hasil pengamatan terdapat aktivitas kerja yang terjadi
pada perusahaan. Indikator analisa ini terbagi dalam kegiatan utama (Informasi
Pasar; Pemasaran dan Penjualan; Manajemen resiko; Penyelesaian;
Layanan purna jual ) dan kegiatan pendukung (Keuangan dan akuntansi ;
Kepegawaian; Dukungan TI)
2.
Bisnis Eksternal
Analisa dilakukan
terhadap faktor-faktor di luar perusahaan yang dapat mempengaruhi strategi
perusahaan. Contoh
1. perusahaan-perusahaan lain : (baik para pesaing atau rekanan
perusahaan) yang memiliki komponen bisnis dan sistem informasinya
masing-masing.
2. pemerintah (sebagai penyusun kebijakan-kebijakan/policy dan
peraturan)
3. pasar(market)
4. pelanggan
5. perangkat hukum, dan lain sebagainya.
6. persaingan, industri, ekonomi secara keseluruhan
Label:
sistem informasi ManKeu
Jumat, 25 Mei 2012
Mimpi
Mimpi, aku pernah bermimpi
Dan sepertinya itu hanya sebuah mimpi
Mungkinkah itu jadi sebuah kenyataan??
Tanya, hanya Tanya yang selalu ada
Apa mungkin aku yang harus segera bangun dari mimpi ini??
Kusadari mungkin aku bermimpi terlalu tinggi..
Tapi TIDAK, mereka menyadarkanku
Aku tahu sekarang kalau aku tidak bermimpi
Kalaupun aku bermimpi, saat ini aku akan mewujudkannya
Ya, saat ini. Dan aku tahu mimpiku akan terwujud.
Bukan soal membiarnya tenggelam begitu saja dan mati
Tapi soal menjadikannya, memulainya terutama dari diri
sendiri.
Tidak semuanya mungkin akan sama persis seperti mimpi itu
Setiap cerita punya ceritanya sendiri
Dan semuanya tergantung aku.
Label:
poem
Jumat, 18 Mei 2012
Kembali
Terlalu lama berada diluar, terlalu lama mendekamnya
Mungkin aku perlu masuk lagi, bukan MUNGKIN, tapi aku memang
HARUS masuk lagi
Mungkin aku berfikir ini frontal, tapi ternyata aku yang terlalu polos
Aku tidak tahu
Begitu banyak mungkin, mungkin, dan mungkin
Begitu banyak terserah, terserah dan terserah
Membuatku tidak punya pendirian, membuatku plin-plan
Bahkan membuatku menurunkan standarku.
Bagaimana mungkin aku bisa melakukan itu,
Sedangkan melakukan ini aja aku gak bisa..
Maafkan aku, dimanapun kamu berada, maafkan aku
Langganan:
Postingan (Atom)



